puisi tentang lingkungan sekolah
Puisi tentang Lingkungan Sekolah: Merajut Asa dalam Harmoni Alam dan Ilmu
1. Taman Sekolah: Oase Kecil di Tengah Beton
Di sela hiruk pikuk belajar mengajar,
Taman sekolah bersemi, damai terpancar.
Bunga warna-warni, semerbak mewangi,
Menyambut pagi, semangat berbagi.
Rumput hijau terhampar, lembut membelai,
Kupu-kupu menari, kisah abadi.
Pohon rindang menjulang, teduh melindungi,
Dari terik mentari, semangat menemani.
Taman sekolah, bukan sekadar hiasan,
Tapi sumber inspirasi, penuh harapan.
Di sini, ide-ide segar bermunculan,
Di bawah naungan alam, ilmu dikejar.
Mari kita jaga, taman sekolah tercinta,
Agar tetap indah, lestari selamanya.
Karena di sini, masa depan kita tertata,
Dalam harmoni alam, cita-cita tergapai.
2. Kelas Bersih: Rumah Kedua, Tempat Kerja
Dinding putih bersih, jendela terbuka lebar,
Menyambut cahaya pagi, tanpa ragu gentar.
Meja dan kursi tertata rapi, teratur sempurna,
Menanti kehadiran siswa, penuh semangat membara.
Papan tulis hijau, saksi bisu ilmu pengetahuan,
Tempat guru berbagi, tanpa kenal lelah dan penat.
Buku-buku berderet, rapi di raknya,
Menunggu untuk dibaca, isinya digali semua.
Kelas bersih, bukan sekadar ruangan biasa,
Tapi rumah kedua, tempat kita berkarya.
Di sini, kita belajar, berdiskusi, berdebat,
Mencari jawaban, mengungkap setiap teka-teki.
Mari kita jaga, kebersihan kelas bersama,
Agar nyaman belajar, meraih cita-cita.
Karena di sini, potensi kita digali sedalamnya,
Dalam lingkungan bersih, ilmu berkembang pesat.
3. Kantin Sehat: Energi untuk Berprestasi
Aroma makanan menggoda, perut berbunyi ria,
Kantin sekolah hadir, solusi yang utama.
Berbagai hidangan tersaji, bergizi dan lezat,
Memberi energi, untuk belajar dengan giat.
Sayuran segar, buah-buahan berwarna,
Protein hewani, karbohidrat sempurna.
Semua tersedia, untuk memenuhi kebutuhan,
Agar tubuh sehat, pikiran tetap jernih dan tenang.
Kantin sehat, bukan sekadar tempat makan,
Tapi investasi penting, untuk masa depan.
Dengan nutrisi yang cukup, daya tahan tubuh meningkat,
Konsentrasi belajar, semakin kuat dan melekat.
Mari kita pilih, makanan yang sehat dan bergizi,
Agar tubuh kuat, pikiran tetap berenergi.
Karena di sini, kesehatan kita dijaga teliti,
Dalam kantin sehat, prestasi diraih tinggi.
4. Halaman Sekolah: Arena Ekspresi dan Kreasi
Lapangan luas terbentang, hijau mempesona,
Tempat bermain, berolahraga, tanpa mengenal lelah.
Suara tawa riang, menggema di udara,
Menambah semangat, dalam setiap aktivitas.
Basket, voli, sepak bola, semua tersedia,
Mengasah kemampuan, sportivitas dijaga.
Pentas seni, ajang unjuk bakat dan kreasi,
Menampilkan potensi, tanpa ada batasan diri.
Halaman sekolah, bukan sekadar ruang terbuka,
Tapi arena ekspresi, tempat kita berkarya.
Di sini, kita belajar, bekerja sama, bersosialisasi,
Membangun karakter, menjadi pribadi yang mandiri.
Mari kita jaga, kebersihan halaman sekolah,
Agar tetap nyaman, untuk beraktivitas bersama.
Karena di sini, persahabatan terjalin erat,
Dalam kebersamaan, cita-cita diangkat.
5. Perpustakaan: Jendela Dunia, Sumber Inspirasi
Rak buku menjulang tinggi, penuh dengan cerita,
Perpustakaan hadir, sebagai jendela dunia.
Berbagai genre tersedia, dari fiksi hingga ilmiah,
Memberi wawasan, tanpa ada batas dan biaya.
Suasana tenang, hening menyelimuti,
Memudahkan konsentrasi, saat membaca dan meneliti.
Komputer dan internet, akses informasi tanpa batas,
Membantu belajar, mengembangkan potensi dengan leluasa.
Perpustakaan, bukan sekadar tempat membaca,
Tapi sumber inspirasi, untuk meraih cita-cita.
Di sini, kita belajar, berpikir kritis, berimajinasi,
Membangun pengetahuan, menjadi generasi yang berprestasi.
Mari kita jaga, kebersihan dan ketertiban perpustakaan,
Agar tetap nyaman, untuk belajar dan membaca.
Karena di sini, ilmu pengetahuan terhampar luas,
Dalam perpustakaan, masa depan kita diperluas.
6. Toilet Bersih: Cerminan Kebersihan Diri
Toilet bersih, bukan hal sepele,
Tapi cerminan, kebersihan diri sejati.
Air mengalir deras, sabun tersedia,
Menjaga kebersihan, kesehatan terjaga.
Lantai kering, tidak licin dan kotor,
Aroma segar, menghilangkan bau yang mengganggu.
Kertas tisu tersedia, untuk menjaga kebersihan,
Setelah menggunakan, semua harus diperhatikan.
Toilet yang bersih bukan sekedar tempat buang air kecil, tapi indikator kesadaran diri yang sebenarnya. Dengan menjaga kebersihan, kita menghormati diri kita sendiri, serta menghormati orang lain, yang juga memanfaatkan.
Mari kita jaga, kebersihan toilet sekolah,
Agar tetap nyaman, dan sehat untuk digunakan.
Karena di sini, kebersihan diri dimulai,
Dalam toilet bersih, kesehatan kita terjamin.
7. Dinding Sekolah: Media Ekspresi Seni
Dinding sekolah, bukan sekadar pembatas ruang,
Tapi media ekspresi, seni yang membentang.
Lukisan mural, dengan warna yang cerah,
Menghidupkan suasana, menambah semangat belajar.
Grafiti kreatif, dengan pesan yang bermakna,
Menginspirasi siswa, untuk berkarya dan bercita-cita.
Kaligrafi indah, dengan ayat suci Al-Qur’an,
Mengingatkan kita, akan nilai-nilai keimanan.
Dinding sekolah, bukan sekadar hiasan semata,
Tapi sarana edukasi, yang mudah diingat dan dicerna.
Di sini, seni dan ilmu pengetahuan berpadu,
Membangun karakter siswa, menjadi pribadi yang berbudaya.
Mari kita jaga, keindahan dinding sekolah,
Agar tetap menjadi inspirasi, bagi semua.
Karena di sini, kreativitas kita ditantang,
Dalam dinding sekolah, potensi kita berkembang.
8. Pohon Pelindung: Sahabat Setia Sekolah
Pohon rindang berdiri tegak, kokoh perkasa,
Menjadi pelindung, dari panasnya terik surya.
Daun-daun hijau, melambai tertiup angin,
Memberi kesejukan, di tengah kesibukan rutin.
Akar yang kuat, menancap dalam bumi,
Menyerap air, menjaga kesuburan alami.
Burung-burung berkicau riang, di rantingnya,
Menambah keindahan, suasana sekolah tercinta.
Pohon pelindung, bukan sekadar tanaman biasa,
Tapi sahabat setia, yang selalu ada.
Dengan memberi oksigen, membersihkan udara,
Menjaga lingkungan, agar tetap sehat dan terjaga.
Mari kita jaga, kelestarian pohon pelindung,
Agar tetap memberi manfaat, bagi lingkungan.
Karena di sini, keseimbangan alam terjaga,
Dalam naungan pohon, hidup kita bahagia.
9. Tempat Sampah: Simbol Tanggung Jawab Bersama
Tempat sampah tersebar, di setiap sudut sekolah,
Menampung sampah, agar lingkungan tetap bersih dan indah.
Warna-warni cerah, membedakan jenis sampah,
Memudahkan pemilahan, agar dapat didaur ulang.
Plastik, kertas, organik, semua terpisah,
Menunjukkan kesadaran, akan pentingnya menjaga lingkungan.
Petugas kebersihan, bekerja tanpa lelah dan penat,
Menjaga kebersihan, agar sekolah tetap sehat dan nyaman.
Tempat sampah, bukan sekadar wadah penampung,
Tapi simbol tanggung jawab, yang harus kita junjung.
Dengan membuang sampah pada tempatnya, kita menjaga kebersihan,
Serta melestarikan lingkungan, untuk generasi penerus.
Mari kita jaga, kebersihan lingkungan sekolah,
Dengan membuang sampah, pada tempatnya selalu ada.
Karena di sini, kesadaran lingkungan tumbuh subur,
Dalam lingkungan bersih, hidup kita makmur.
10. Ruang UKS: Pertolongan Pertama, Kesehatan Utama
Ruang UKS hadir, sebagai pertolongan pertama,
Saat sakit mendera, atau terluka tiba-tiba.
Petugas medis sigap, memberikan penanganan,
Menjaga kesehatan, agar tetap prima dan nyaman.
Obat-obatan lengkap, peralatan medis memadai,
Menjamin pelayanan, yang berkualitas tinggi.
Suasana tenang, bersih dan teratur,
Memberi kenyamanan, bagi siswa yang membutuhkan.
Ruang UKS, bukan sekadar tempat istirahat,
Tapi penjaga kesehatan, yang selalu siaga.
Dengan memberikan pertolongan pertama yang tepat,
Mencegah penyakit, agar tidak menyebar dan menjalar

